Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) adalah organisasi kemahasiswaan yang didirikan pada tanggal 9 Februari 1950 dan telah memiliki 90 cabang di tanah air, Kota Salatiga adalah salah satu di antaranya. Periodisasi kepengurusan GMKI di tingkat cabang berganti setiap dua tahun (dan sebagian berganti setiap tahun) maka penguatan kapasitas kelembagaan menjadi sangat relevan untuk GMKI di tingkat cabang (kabupaten/kota) sebagai wadah pembinaan mahasiswa dan generasi muda dalam mencetak kader-kader pemimpin di tanah air untuk masa yang akan datang. Metode Appreciative Inquiry adalah upaya untuk mempraktikkan sudut pandang positif alih-alih menggunakan wacana defisit (negatif). Siklus 4-D (discovery, dream, design, dan destiny) yang merupakan prinsip inti dari metode appreciative inquiry telah secara sukses diterapkan secara lintas disiplin mulai dari mengubah budaya sebuah organisasi, melakukan transformasi komunitas, menyelesaikan konflik hingga menumbuhkan pemimpin religius dan menciptakan perdamaian. Karena itulah metode appreciative inquiry dipilih sebagai pendekatan dalam penguatan kapasitas kelembagaan GMKI Salatiga dalam rangka menyiapkan daya saing masyarakat di era industri 4.0 yang hasilnya adalah lahirnya spirit baru (new spirit) antara lain menciptakan perdamaian dengan menghargai perbedaan sebagai keindahan bersama, mencintai dunia ekologi dan lingkungan hidup, mencintai dan membina anak-anak sebagai bibit unggul Indonesia untuk masa yang akan datang.
Copyrights © 2019