Meningkatnya permintaan pembaharuan aplikasi berbasis open source karena seiring meningkatnya jumlah pengguna sistem operasi Linux, oleh karenanya ketika banyak pengguna linux yang melakukan permintaan pembaharuan aplikasi menyebabkan lambatnya kecepatan unduh dan membutuhkan waktu lama. Salah satu solusinya yaitu dengan membuat mirror repository linux agar memudahkan dan menawarkan koneksi pengguna yang lebih baik. Namun demikian, suatu saat ketika semakin bertambah jumlah pengguna mirror tersebut akan mengalami penurunan kualitas download hingga dapat mengalami down, sehingga tidak dapat melayani permintaan pembaharuan pengguna dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun Mirror Repository Linux dengan menggunakan Load-balanced Mirror Service System (LMSS) dengan mengintegrasikan beberapa MIrror Server yang dibangun secara generate melalui Manage Large Network (MLN), dengan pembagian beban menggunakan Linux Virtual Server (LVS) pada metode Network Address Translation (NAT). Sehingga beban permintaan dari client dapat ditangani Mirror Server secara bersama – sama. Dengan demikian, rata – rata waktu download dapat berkurang sebanyak 17,2 % daripada menggunakan Single Server.
Copyrights © 2020