Transliterasi melayu ke jawi secara umum digunakan untuk penulisan kitab-kitab yang diterjemahkan dari bahasa arab dan kitab Islam yang dikembangkan ulama’ di asia tenggara. Transliterasi melayu latin ke jawi saat ini menggunakan pendekatan kata arabic sehingga hasil mendekati kata arabic aslinya. Namun dalam perkembangan bahasa melayu banyak perubahan ejaan dan kata istilah baru. Sehingga belum menyelasikan permasalahan homograf, sedikit vokal, ejaan yang tidak konsisten. Transliterasi pada penelitian ini menggunakan pendekatan ejaan melayu menggunakan metode pemetaan karakter berdasarkan bunyi huruf secara umum pada kata melayu. Penelitian ini mentransliterasi seluruh karakter/huruf tiap kata dari satu kalimat atau lebih. sehingga tidak ada huruf yang hilang dan opsi menambahkan tanda dalam huruf vokal. Dari pengujian yang dilakukan pada jawi baru menggunakan jawi versi Pusat Rujukan Persuratan Melayu (PRPM) menunjukkan tingkat jawi berkurang dan dengan menggunakan opsi tanda vokal sehingga pada opsi tersebut belum ditemukan adanya homograf dijawi.
Copyrights © 2020