Meskipun Islam banyak terlibat dalam proses-proses politik sejak zaman dahulu sampai saat ini, tetapi Islam tampaknya belum benar-benar menjadi aktor atau agen politik yang menentukan dalam politik Indonesia sampai saat ini. Di antara penyebabnya adalah minimnya figur-figur politik Islam yang memiliki kredibilitas tinggi, bukan hanya di mata publik Islam, melainkan juga di mata publik Indonesia secara umum, dalam melakukan komunikasi politik dengan publik. Padahal kredibilitas merupakan faktor yang sangat penting bagi para komunikator politik seperti para figur politik Islam tersebut. Selain itu, para elite pimpinan partai politik Islam juga kurang memiliki kemampuan komunikatif yang memadai dalam mengartikulasikan masalah masalah keislaman kepada publik. Yang tidak kalah pentingnya adalah kemampuan mereka untuk mengemas pesan-pesan politiknya kurang responsif dan cerdas sehingga tidak begitu diminati publik, bahkan oleh kalangan Islam itu sendiri. Itulah kenapa perolehan suara partai-partai politik Islam atau berbasis massa Islam kurang maksimal dalam setiap pemilihan umum.
Copyrights © 2015