Penerimaan santri baru biasa dilakukan di beberapa pondok pesantren, seperti yang dilakukan pondokpesantren luhur malang pada setiap tahunnya. Sistem penerimaan santri baru di pondok tersebut, calon santriharus mendaftar untuk proses pendataan dan mengikuti beberapa tes untuk menentukan kelas diniyah.Perekapan data dan proses seleksi merupakan permasalahan yang dialami oleh pihak pondok, karena hanyadiolah dengan dengan Microsoft Excel dan penentuan kelas diniyah hanya dikira-kira dari hasil tes.Metode yang digunakan dalam sistem pendukung keputusan tersebut yaitu metode MOORA, denganbeberapa kriteria diantaranya baca al-qur’an, psikologi, pengetahuan dasar I, pengetahuan dasar II, dan bahasaarab. Metode tersebut digunakan untuk mengoptimalkan dua atau lebih attribut yang saling bertentangan secarabersamaan. Metode ini diterapkan untuk memecahkan masalah dengan perhitungan matematika yang kompleks.Dengan metode MOORA diharapkan dapat membuat proses penyeleksian santri baru akan lebih akurat.Hasi dari pengujian yang sudah dilakukan yaitu penerapan metode MOORA pada Sistem pendukungkeputusan ini dapat memberikan proses perangkingan penerimaan santri baru dan membantu admin menentukankelas diniyah. Untuk pengujian di halaman website di 3 browser fungsi-fungsi dapat berjalan dengan baik. Danuntuk pengujian akurasi perhitungan pada sistem dengan perhitungan manual yaitu mencapai 95%.
Copyrights © 2019