Game Pride of Battle mengambil subgenre game jenis action role playing video games dan first personshooter yang dirancang menggunakan Unity Engine 5 dan AI (Artificial Inteligence) pada NPC (Non-PlayerCharacter) musuh menggunakan metode FSM (Finite State Machine). Game shooter adalah subgenre dari actiongame, yang biasanya menguji pemainnya dalam bereaksi terhadap sesuati aksi dan kejadian didalam game,sedangkan action role playing video games permainan tersebut berisikan serangan waktu yang nyata denganpemain memiliki kontrol penuh terhadap karakter yang digunakan yang berbasis turn based (berbasis tombol).FSM merupakan salah satu logika penalaran yang memperlihatkan perilaku sistem dengan berdasarkan tigahal, yaitu state (keadaan), event (kejadian), dan action (aksi). Fariabel aksi yang terdapat dalam musuh adalahidle, mengejar pemain dan menembak pemain. Didalam game Pride of Battle terdapat 3 level dimana masing-masing level pemain menggunakan karakter game yang berbeda dan menghadapi musuh yang berbeda-beda.Sedangkan pada masing-masing level pemain juga dituntut untuk menyelesaikan masing-masing misinya sesuaiwaktu yang telah ditentukanBerdasarkan pengujian fungsional, kontrol pemain AI pada NPC dapat bekerja dengan baik dalammemproses kondisi yang diberikan oleh pemain didalam game. Tombol-tombol pada menu utama dapatberfungsi dan sound juga FX effect pada game juga berfungsi dengan baik. Dari hasil pengujian yang dilakukanpada user didapatkan kesimpulan bahwa hasil persentasi pengujian dari 10 user dengan nilai 81,36% dandinyatakan sangat menarik.
Copyrights © 2019