Penelitian ini dilaksanakan pada Perusahaan Daerah Kabupaten Indragiri Hulu. Perumusan masalah adalah apakah budaya organisasi dan motivasi kerja secara simultan dan parsial berpengaruh terhadap disiplin kerja pegawai. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh budaya organisasi dan motivasi kerja secara simultan dan parsial terhadap disiplin kerja pegawai. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan pengambilan sampel dengan metode sensus yakni sampel sebanyak 51 responden. Responden dalam penelitian ini adalah pegawai Perusahaan Daerah Kabupaten Indragiri Hulu. Alat analisis yang penulis gunakan aialah Analisis Regresi Linear Berganda dengan pendekatan analisis deskriptif kuantitatif dengan bantuan Software SPSS Versi 21. Hasil penlitian dapat disimpulkan bahwa: (1) Analisis Regresi Linear Berganda diperoleh Y = 1,580 + 0,302 X1 + 0,389 X2 a = 1,580 artinya jika budaya organisasi dan motivasi kerja sama dengan 0 (nol) maka besarnya disiplin kerja sebesar 1,580 poin, b1 = 0,302 artinya jika budaya organisasi meningkat sebesar 1 (satu) satuan (sementara motivasi kerja tetap) maka disiplin kerja akan mengalami peningkatan sebesar 0,302 poin, b2 = 0,389 artinya jika motivasi kerja meningkat sebesar 1 (satu) satuan (sementara budaya organisasi tetap) maka disiplin kerja akan mengalami peningkatan sebesar 0,389 poin. (2) Hasil Uji simultan (Uji F) diperoleh nilai Fhitung > Ftabel yaitu 8,374 > 3,19, maka berdasarkan kriteria pengujian data dapat diketahui bahwa Ha diterima dan H0 ditolak, artinya budaya organisasi dan motivasi kerja secara bersama-sama (simultan) berpengaruh signifikan terhadap disiplin kerja. (3) Hasil perhitungan uji R, diperoleh nilai R atau korelasi adalah 0,509 artinya mempunyai hubungan yang sedang serta searah antara budaya organisasi dan motivasi kerja dengan disiplin kerja, maksudnya apabila budaya organisasi dan motivasi kerja meningkat maka disiplin kerja juga akan meningkat dan diperoleh nilai R Square atau koefisien determinasi (R2) sebesar 0,259 artinya variabel disiplin kerja dapat dijelaskan oleh variabel budaya organisasi dan motivasi kerja sebesar 25,9%, sedangkan sisanya sebesar 74,1% dijelaskan oleh variabel-variabel bebas lainnya yang tidak diteliti.
Copyrights © 2019