AbstrakKata kunci: prestasi belajar, media visualMenggunakan media dalam pengajaran terkadang sukar dilaksanakan, disebabkan dana yangterbatas untuk membelinya. Menyadari akan hal itu, disarankan kembali agar tidak memaksakan diriuntuk membelinya, tetapi cukup membuat media pendidikan yang sederhana selama menunjangtercapainya pengajaran. Cukup banyak bahan mentah untuk keperluan pembuatan media pendidikandan dengan pemakaian keterampilan yang memadai untuk tercapainya tujuan. Media adalah segalasesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan dan pengirim ke penerima sehingga dapatmerangsang pikiran, perasaan, perhatian dan minat serta perhatian siswa sedemikian rupa sehinggaproses mengajar terjadi.Pembelajaran dengan menggunakan media visual adalah sebuah carapembelajaran dengan menggunakan media yang mengandung unsur gambar, dimana dalam prosespenyerapan materi melibatkan indra penglihatan.Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) bagaimana proses pembelajaran denganmenggunakan media visual di kelas VII SMPN-1 Paku. (2) bagaiamanakah hasil belajar siswa denganmenggunakan media visual di kelas VII SMPN-1 Paku. Tujuan Penelitian ini (1) untuk mengetahuiproses pembelajaran dengan menggunakan media visual di kelas VII SMPN-1 Paku. (2) untukmengetahui hasil belajar siswa dengan menggunakan media visual di kelas VII SMPN-1 Paku.Berdasarkan hasil pembahasan yang telah dipaparkan berkaitan dengan perencanaan,pelaksanaan dan hasil pembelajaran menyimak dengan menggunakan media visual, diambil simpulansebagai berikut: (1) proses pelaksanaan pembelajaran sejarah dengan menggunakan media visualdilakukan dalam dua bentuk media yaitu pada siklus 1 menggunakan powerpoint. Penggunaan mediavisual ini telah memunculkan beberapa perilaku belajar siswa yang aktif dalam belajar, seperti siswayang aktif bertanya, mengemukakan pendapat, dan berani tampil di depan. (2) hasil kemampuanpemahaman siswa dalam belajar sejarah yang diukur dengan hasil jawaban siswa terhadap pertanyaanyang berhubungan dengan materi yang telah disampaikan dari setiap siklusnya mengalamipeningkatan. Hal ini dibuktikan dengan peningkatan rata-rata nilai siswa. Pada siklus 1 rata-rata siswamencapai 59,23, pada siklus II mencapai 69,61. Disamping itu dilihat dari ketuntasan belajar siswajuga terjadi peningkatan dari 61,54% pada siklus I meningkat jadi 89,74% pada siklus II yangsekaligus menunjukkan bahwa pembelajaran telah tuntas.
Copyrights © 2017