Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) menghasilkan perangkat pembelajaran matematika materi aritmetika social dengan pendekatan matematika realistic dan model belajar kooperatif tipe STAD di kelas VII, yang ditinjau dari aspek kevalidan, kepraktisan, kefektipan dan mengetahui efek pontensial yang timbul dari pengembangan perangkat pembelajaran tersebut, (2) mendiskripsi kan karakteristi perangkat pembelajaran materi aritmetika social dengan pendekatan matematika realistic dan model belajarkooperatif tipe STAD di kelas VII. Metode peneltian ini adalah penelitian pengembangan (development reserch) dengan model pengembangan 4-D menurut Thiagarajan dan Semmel. Adapun tahap – tahap pengembangan adalah define, design, develope dan disseminate atau diadaptasikan menjadi model 4-P yaitu pendefenisian, perangcangan, pengembangan dan penyebaran. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas VII.1dan VII.2 SMP Negeri 1 Pitumpanua semester genap tahun pelajaran 2017 / 2018 yang berjumlah 61 orangyang terdiri dari 29 siswa kelas VII.1 dan 32 siswa kelas VII.2. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi, lembar observasi, hasil tes dan respon siswa. Data penelitian ini dianalisis secara kualitatif dan kwantitatif. Hasil analisis data diketahui menghasilkan perangkat pembelajaran matematika materi aritmetika social dengan pendekatan realistic dan model belajar kooperatif tipe STAD yang valid, praktis dan efektif. Perangkat pembelajaran telah valid secara isi, konstruk, dan bahasa hasil dari validasi pakar apada tahap expert review dan uji prototipe pada tahap small group, sedangkan perangkat pembelajaran praktis dari hasil uji coba 1 sampai uji coba ke 4, efek potensial dari perangkat pembelajaran ini diketahui dari hasil pre-tes dan post-tes siswa. Hasil post-tes siswa pada kelas eksprimen 1 menunjukkan kategori nilai 17,24% baik sekali, 75,86% baik dan 3,45% cukup. Dari observasi yang sudah dilakukan, diperoleh persentase rata – rata aktivitas siswa diatas 92,6 % yang termasuk kategori baik, sedangkan rata – rata kemampuan guru dalam mengelolah pembelajaran 4,48 sangat tinggi dan respon siswa 92.19% sangat positif dan hasil post-tes siswa pada kelas eksprimen 2 menunjukkan kategori nilai 100 % baik . Dari observasi yang sudah dilakukan, diperoleh persentase rata – rata aktivitas siswa diatas 89,4 % yang termasuk kategori baik, sedangkan rata – rata kemampuan guru dalam mengelolah pembelajaran 4,45 sangat tinggi dan respon siswa 84.81% sangat positif.
Copyrights © 2018