Jurnal Riset Teknologi Industri
Vol 9 No 2 Desember 2015

Pemanfaatan Limbah Padat Abu Cangkang dan Serat Kelapa Sawit dari Boiler untuk Pembuatan Bata Beton Ringan

Haspiadi Haspiadi (Unknown)
Kurniawaty Kurniawaty (Unknown)



Article Info

Publish Date
31 Aug 2016

Abstract

Research of  the utilization solid waste of palm oil fuel ash from boiler as row materials  for manufacturing light concrete brick has been conducted. The main objective of this study is to investigate the potential use solid waste of palm oil fuel ash from palm oil mill boilers as row materials for manufacturing light concrete brick has recently attracted for an alternative environmentally sustainable application. In this study, light concrete brick made with various proportions of palm oil fuel ash from palm oil mill boilers and sand were fabricated and studied under laboratory scales. Percentage of palm oil fuel ash of 0% as a control,  10%, 20%, 30%, 40%, 50%, 60%, replacement  sand, wheras others materials such as Portland cement, lime, gypsum, foaming agent and aluminium with the numbers constant. The quality of light concreate brick   were applied followed by the compressive strength test, density and water absorption capacity. The study discovered that the compressive strength for all composition meet the recommended value to light structural of 6.89 MPa as prescribed in SNI 03-3449-2002. In the same manner density of light concrete brick for all proportion under the maximum density recommended value of 1400 Kg/m3 according to SNI 03-3449-2002. While water absorption capacity of increased by the increasing use of ashes. Therefore, palm oil fuel ash from boiler can be used as raw material for the light concrete brick which is  environmental friendly because using solid waste and also an alternative handling solid waste.ABSTRAKPenelitian pemanfaatan limbah padat abu cangkang dan serat kelapa sawit dari boiler sebagai bahan baku pembuatan bata beton ringan telah dilakukan. Tujuan dari penelitian ini adalah pemanfaatan limbah padat abu boiler berbahan bakar cangkang dan serat sebagai bahan pembuatan bata beton ringan sebagai salah satu alternatif pengelolaan lingkungan yang bekelanjutan. Dalam penelitian ini, bata beton ringan dibuat dengan berbagai komposisi abu boiler dan pasir yang diproduksi dalam  skala laboratorium. Persentase dari abu berturut-turut 0% sebagai kontrol, 10%, 20%, 30%, 40%, 50% dan 60% mensubtitusi pasir, sedangkan bahan lain yaitu semen, kapur, gypsum,  foaming  agent serta aluminium pasta dengan jumlah tetap. Mutu bata beton ringan yang diujikan adalah kuat tekan, bobot jenis dan daya serap air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kuat tekan untuk semua komposisi memenuhi batas minimum yang dipersyaratkan untuk stuktural ringan yaitu 6,89 MPa sesuai SNI 03-3449-2002. Demikian pula bobot jenis dari bata ringan yang dihasilkan masih dibawah dari batas maksimum yang direkomendasikan SNI 03-3449-2002 yaitu maksimal 1400 Kg/m3. Sedangkan daya serap air mengalami kenaikan dengan naiknya jumlah abu yang digunakan . Limbah padat abu boiler berbahan bakar cangkang dan serat sawit dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan bata beton ringan yang ramah lingkungan dengan memanfaatkan limbah dan menjadi salah satu alternatif pengelolaan limbah. Kata kunci :  Abu cangkang kelapa sawit,  bata beton ringan, bobot jenis,  daya serap air,  limbah,  kuat tekan

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

jrti

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Chemical Engineering, Chemistry & Bioengineering Environmental Science Industrial & Manufacturing Engineering Mechanical Engineering

Description

Jurnal Riset Teknologi Industri (JRTI) adalah jurnal ilmiah yang terbit secara berkala dua kali setahun pada bulan Juni dan Desember. Memuat informasi bidang riset Teknologi Industri berupa hasil riset dan Ulasan Ilmiah bidang Perekayasaan Mesin, Pangan, Kimia Industri, Lingkungan dan Teknik ...