Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui pengaruh ekstrak rebung bambu terhadap tingkat kelangsungan hidup benih ikan lele sangkuriang dan mengetahui kosentrasi ekstrak rebung bambu yang terbaik terhadap transportasi sistem basah. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acak lengkap (RAL). Parameter yang diamati meliputi tingkat kelangsungan hidup dan kualitas air. Hasil penelitian uji toksisitas (LC50) didapatkan nilai LC50-96 jam adalah 77,50 ppm yang menyebabkan kematian minimal 50% pada hewan uji, waktu pemingsanan ikan terbaik yaitu 17,92 menit pada perlakuan 800 ppm, waktu ikan sadar terbaik yaitu 3,66 pada perlakuan 200 ppm dan kelangsungan hidup terbaik adalah 100% pada perlakuan kontrol. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pemberian ekstrak rebung bambu dapat memberikan dampak yang positif terhadap parameter uji toksisitas (LC50), waktu pemingsanan ikan, waktu sadar ikan dan tingkat kelangsungan hidup (P>0,05). Kata kunci: rebung bambu, kelangsungan hidup, Clarias gariepinus
Copyrights © 2017