Jurnal Akuakultura Universitas Teuku Umar
Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Akuakultura Universitas Teuku Umar

EFEKTIFITAS KONSENTRASI EKSTRAK REBUNG BAMBU (Gigantochloa nigrociliata) SEBAGAI ANESTESI TERHADAP KELANGSUNGAN HIDUP BENIH IKAN LELE SANGKURIANG (Clarias gariepinus)

Fazril Saputra (Jurusan Akuakultur, Fakultas Perikanan dan Ilmu Perikanan, Universitas Teuku Umar)
Sukardi Sukardi (Jurusan Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Perikanan, Universitas Teuku Umar)
Eri Safutra (Jurusan Akuakultur, Fakultas Perikanan dan Ilmu Perikanan, Universitas Teuku Umar)
Mahendra Mahendra (Jurusan Akuakultur, Fakultas Perikanan dan Ilmu Perikanan, Universitas Teuku Umar)



Article Info

Publish Date
30 Oct 2017

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui pengaruh ekstrak rebung bambu terhadap tingkat kelangsungan hidup benih ikan lele sangkuriang dan mengetahui kosentrasi ekstrak rebung bambu yang terbaik terhadap transportasi sistem basah. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acak lengkap (RAL). Parameter yang diamati meliputi tingkat kelangsungan hidup dan kualitas air. Hasil penelitian uji toksisitas (LC50) didapatkan nilai LC50-96 jam adalah 77,50 ppm yang menyebabkan kematian minimal 50% pada hewan uji, waktu pemingsanan ikan terbaik yaitu 17,92 menit pada perlakuan 800 ppm, waktu ikan sadar terbaik yaitu 3,66 pada perlakuan 200 ppm dan kelangsungan hidup terbaik adalah 100% pada perlakuan kontrol. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pemberian ekstrak rebung bambu dapat memberikan dampak yang positif terhadap parameter uji toksisitas (LC50), waktu pemingsanan ikan, waktu sadar ikan dan tingkat kelangsungan hidup (P>0,05). Kata kunci: rebung bambu, kelangsungan hidup, Clarias gariepinus

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

jakultura

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Biochemistry, Genetics & Molecular Biology

Description

Jurnal Akuakultura Universitas Teuku Umar merupakan salah satu jurnal yang dikelola dan diterbitkan oleh Program Studi Akuakultur, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Teuku Umar. Jurnal Akuakultura terbit pertama kali pada tahun 2017 dengan jumlah terbitan dua kali dalam setahun, yaitu ...