Pekerjaan konstruksi merupakan kegiatan yang cukup banyak menggunakan berbagai peralatan, baik canggihmaupun manual. Perlatan ini dilaksanakan di lahan yang terbatas luasnya dalam berbagai jenis kegiatansehingga menyebabkan resiko tinggi terhadap kecelakaan. Untuk mengetasi hal tersebut, maka dilakukanpendekatan sistem yaitu penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3). Karena padaprinsipnya kecelakaan kerja akibat perbuatan manusia bisa dicegah dengan pengawasan dan kualifikasi SMK3yang diperketat. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui aspek-aspek yang mempengaruhi penerapan SMK3,untuk mengetahui aspek apakah yang paling dominan mempengaruhi keberhasilan penerapan SMK3 dan untukmengetahui evaluasi tentang SMK3 yan dilakukan oleh kontaktor agar tercapai zero accident pada proyek ThePakubuwono Spring. Penelitian ini menggunakan metode wawancara dan kuesioner, dan diolah menggunakanSPSS23 untuk uji validasi, reliabilitas, dan regresi linier.Didapatkan aspek-aspek K3 yang mempengaruhipencapaian zero accident yaitu aspek kebijakan, aspek perencanaan, aspek operasi dan penerapan, aspekpemeriksaan dan perbaikan, dan aspek tinjauan manajemen, kemudian aspek K3 yang paling dominan adalahaspek kebijakan, dan aspek perencanaan.
Copyrights © 2019