Konstruksi merupakan suatu kegiatan pembangun sarana dan prasaranan pada sebuah bidang arsitektur danteknik sipil. Dimana setiap kegiatan yang dilakukan manusia khususnya pada proyek konstruksi dapatmenimbulkan risiko. Risiko berhubungan dengan ketidak pastian yang akan terjadi. Adanya ketidakpastiandalam sebuah proyek konstruksi dapat mengakibatkan timbulnya berbagai risiko, termasuk didalamnyakecelakaan kerja. Risiko merupakan efek kumulasi peluang dari kejadian tidak pasti yang dapat mempengaruitujuan dan sasaran proyek. Pada penelitian ini bermaksud untuk mengkuantifikasi risiko kecelakaan kerjadengan menggunakan metode APMM (Accident Potential Measurement Method). APMM (Accident PotentialMeasurement Method) adalah gabungan dari metoda Fault Tree Analisys (FTA) dan Task Demand Assessment(TDA). Indentifikasi dengan menggunakan metode Fault Tree Analysis.
Copyrights © 2019