Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap: (1) mengetahui kemampuan siswa dalam memakaialat ukur jangka sorong dan Mikrometer (2) mengetahui kemampuan Kerja Bubut Konvebsional(3)mengetahui pengaruh kemampuan jangka sorong dan micrometer secara bersama-samaterhadap kemampuan bubut konvensional siswa SMK Giripuro Tingkat XII. Populasi dalampenelitian ini adalah siswa tingkat XII SMK Giripuro Sumpiuh yang berjumlah 140 siswa, sampeldiambil berpedoman pada Nomogram Harri King menghasilkan 70 siswa sebagai sampel. Teknikpengambilan sampel dengan cara random samling, dalam penelitian ini ada dua variable bebasyaitu pengunaan jangka sorong dan mikrometer dan variable terikat yaitu kemampuan kerjabubut konvensional, pegumpulan data pengaruh kemampuan penguanaan jangka sorong danmikrometer dilakukan dengan metode dokumentasi, sedangkan data kemampuan kerja bubutkonvensional dilakukan dengan teknik pengambilan nilai pada saat siswa tingkat XII melaksanakanpraktik kerja bubut. Berdasarkan analisis, data diperoleh kesimpulan bahwa Teknik membaca danmengunakan jangka sorong dan mikrometer skrup sangat berpengaruh sekali terhadapkemampuan kerja mesin bubut. Hal ini ditunjukan dengan besarnya sumbangan relatif dansumbangan efektifnya. Kemampuan pengunaan jangka sorong dan mickometer secara bersamamsamaberpengaruh terhadap kemampuan kerja mesin bubut yang ditunjukan dengaan besarnyasumbangan efektif yang diberikan.Kata Kunci: Alat ukur dan Kemampuan Kerja Bubut Konvensional
Copyrights © 2015