Resital: Jurnal Seni Pertunjukan (Journal of Performing Arts)
Vol 12, No 2 (2011): Desember 2011

Gaya Pedalangan Sunda

Cahya Cahya (Prodi PSPR, Sekolah Pascasarjana UGM. Gedung Lengkung Jalan Teknika Utara, Pogong Yogyakarta.)
Timbul Haryono (Prodi PSPR, Sekolah Pascasarjana UGM. Gedung Lengkung Jalan Teknika Utara, Pogong Yogyakarta.)
Soetarno Soetarno (Program Studi Pengkajian Seni Pertunjukan dan Seni Rupa, Universitas Gadjah Mada Yogyakarta)



Article Info

Publish Date
02 Dec 2011

Abstract

Memahami gaya pedalangan Sunda pada dasarnya adalah sebuah upaya penjelajahan dan pemetaan jagatpedalangan Sunda yang kaya dengan nilai-nilai tradisi dan permasalahan-permasalahan uniknya. Salah satunyaadalah permasalahan gaya pedalangan yang identik dengan keberadaan paguron-paguron dalang dengan tokohtokohdalang yang mencirikan warna paguronnya masing-masing. Berkaitan dengan gaya pedalangan itulah, maka pada akhirnya mucul bentuk gaya mendalang perseorangan yang lazim disebut gaya mandiri. Penelitian ini membahas berbagai gaya mandiri yang berkembang di wilayah Jawa Barat.Kata Kunci: wayang golek, gaya pedalangan, paguron dalangABSTRACTSundanese Puppetry Style. Understanding Sundanese puppetry style is basically venturing and mapping Sundanesepuppetry world which is rich of traditional values and distinctive problems. One of the problems is related to puppetrystyle in which the puppet masters are characterized by their mainstream or school. Such style has later developed intoindependent styles of Sundanese puppetry. This research discusses various independent styles of Sundanese puppetry.Key words: Sundanese wayang, wodden puppet

Copyrights © 2011






Journal Info

Abbrev

resital

Publisher

Subject

Arts Humanities

Description

Resital : Jurnal Seni Pertunjukan merupakan jurnal ilmiah berkala yang ditujukan untuk mempublikasikan karya ilmiah hasil penelitian, pengembangan, dan studi pustaka di bidang seni pertunjukan. Jurnal Resital pertama kali terbit bulan Juni 2005 sebagai perubahan nama dari Jurnal IDEA yang terbit ...