Tari Nirbaya karya Setyastuti, merupakan sebuah karya tari baru yang berorientasi pada tradisi „edanedanan‟sebagai sumber penciptaannya. „Edan-edanan‟ merupakan sebuah ritual adat dalam upacaratemanten agung Kraton Yogyakarta, yang berfungsi sebagai penolak bala. Bentuk „edan-edanan‟menggambarkan wujud orang gila yang dipercayai dapat mengusir hal-hal gaib yang dapat menggangguacara. Dalam tari Nirbaya akan nampak adanya hasil dari hubungan pengaruh mempengaruhi, yaitu pengaruhdari „edan-edanan‟ sebagai obyek sumber penciptaan di dalam karya tari baru yang tercipta. Pengaruhtersebut dapat dilihat dari elemen-elemen „edan-edanan‟ yang masih dapat diidentifikasi dalam tari Nirbaya.Pengaruh secara visual terdapat pada rias, busana, properti dan gerakannya, sedangkan dari aspek nilaiterdapat pada esensi tolak bala yang masih ada pada tari Nirbaya.Kata kunci: „edan-edanan‟, nirbaya, pengaruh
Copyrights © 2013