Bisnis jasa flight catering sangat strategis dan mendukung daya saing suatu perusahaan penerbangan. Jasa Flight catering tidak terlepas dari masalah kesehatan dan keamanan pangan.
Dengan demikian diperlukan suatu manajemen teknologi yang baik dalam persaingan bisnisnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pelaksanaan manajemen teknologi produksi, mengidentifikasi keberhasilan penerapan manajemen teknologi, dan memberikan alternatif pengembangan teknologi di ACS Jakarta . Data dianalisa dengan metode STMIS terhadap indikator transformasi teknologi dan kemampuan teknologi.
Data diolah dengan menggunakan Program minitab. Sedangkan pengujian menggunakan Mann Whitney dan Chi-Square.
Dari hasil kajian manajemen teknologi diketahui bahwa ACS menguasai perangkat teknologi, tetapi belum ditunjang dengan perangkat manusia, informasi dan organisasi. Faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan penerapan manajemen teknologi di ACS adalah penggunaan perangkat teknologi secara efisien dan efektif, SDM yang berkemampuan tennis dan manajemen yang tinggi, penggunaan sistem informasi terpadu, serta struktur organisasi dan fungsi manajemen yang baik.
Alternatif kebijakan yang dapat dilaksanakan perusahaan adalah: (1) memanfaatkan perangkat teknologi yang ada dan merencanakan pembelian perangkat teknologi unggul; (2) melakukan diklat dan pengembanghan perangkat manusia dalam aspek keahlian teknis dan manajemen, perbaikan sistem penilaian prestasi kerja dan persyaratan kualitas karyawan, serta pengadaan record complain dan pembakuan job description; (3) mengoptimalkan pemanfaatan informasi dengan penggunaan sistem komputer terpadu dan fasilitas internet; (4) pembuatan struktur organisasi yang lengkap.
Kata kunci: manajemen teknologi, flight catering, meals uplift
Copyrights © 2001