Tuntutan yang tinggi pada karyawan dapat menyebabkan stres kerja. Cara menyelesaikan masalah terkait stress kerja dapat ditinjau dari cara berpikir divergen. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kemampuan berpikir divergen dengan stres kerja. Penelitian ini dilakukan pada 106 karyawan dan diambil menggunakan quota sampling. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif korelasional dengan menggunakan skala creativity questionnaire dan skala stres kerja. Hasil analisis menyimpulkan bahwa ada hubungan negatif yang signifikan (0,229; p=0,017) hal ini berarti semakin tinggi kemampuan berpikir divergen maka semakin rendah stres kerja. Kontribusi dalam penelitian ini sebesar 5,2%.
Copyrights © 2016