Rupanya diperlukan sebuah ?pandangan dunia teologi? yang bersifat radikal transformatif atau dengan istilah teologi sosial-kritis. Pengertiannya adalah ?empowering of the people? untuk mengorganisir diri dalam memperbaiki harkat hidup dan martabatnya sebagai manusia yang manusiawi, dan inilah sesungguhnya jiwa Islam. Kehadiran Islam adalah untuk membebaskan manusia dari segala bentuk penindasan dan diharapkan tercipta keadilan sosial yang menjiawi segala bentuk transaksi ekonomi yang melibatkan seluruh manusia.
Copyrights © 2000