Dalam membangun masa depan yang lebih baik, kepemimpinan rasional menjadi sesuatu yang tak terbantahkan harus diwujudkan, tidak melulu kharisma. Alasannya, agar segala sesuatu yang dilakukan apakah secara akal sehat memang dikehendaki, sesuai keinginan dan kemampuan , mendasar diri pada keadilan rakyatnya atau tidak. Melakukan i?tibar kepada Nabi Muhammad saw. Salah satu tawaran teologis yang tak bisa dihindari. Beliau mengajarkan tanggung jawab dan sikap demokrasi sebagai pemimpin sebelum menerapkan kebijakan/keputusan pada umatnya seperti yang bisa dikaji dalam peristiwa Isra? Mi?raj tentang pengurangan jumlah rakaat Salat.
Copyrights © 1999