Jurnal Bestari
No 42 (2009)

PENGEMBANGAN BAHAN ADITIF ALAMI UNTUK MENGURANGI KETERGANTUANGAN PENGGUNAAN SENYAWA SINTETIK PADA PRODUK MANISAN BUAH-BUAHAN DI DESA TLOGOMAS KECAMATAN LOWOKWARU KOTA MALANG

Dini Elmiyati Hasanah, Nurchalis, Bayu Aryanti, Herlys Dwi Handayani (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Apr 2016

Abstract

PKMM ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menentukan kadar zat aditif yang ada dalam manisan basah buah mangga tingkat keamanannya bagi konsumen. Metode yang digunakan bersifat deskriptif, yaitu untuk membuat pencandraan secara sistematis, faktual dan akurat mengenai fakta-fakta dan sifatsifat manisan basah buah mangga yang dijual di beberapa lokasi yang biasa dikunjungi konsumen seperti supermarket dan di pinggir-pinggir jalan. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa kandungan sakarin pada manisan basah buah mangga yang ada di terminal Arjosari (161,674 ppm), terminal Gadang (152,743 ppm) dan terminal Landungsari (170,147 ppm) berada di bawah standart yaitu 200-600 ppm. Sedangkan di Mitra (228,084 ppm), Ramayana (201,52 ppm), Jalan Jakarta (212,97 ppm) dan di Jalan Veteran (232, 664 ppm) masih berada diambang batas, sehingga aman untuk dikonsumsi. Kandungan natrium benzoat pada manisan basah buah mangga yang ada di tujuh lokasi tidak ada yang melebihi standar, yaitu 600-1000 ppm. Kandungan tertinggi terdapat pada manisan yang ada di Mitra (329,4 ppm), sedangkan kandungan terendah terdapat pada manisan yang ada di Jalan Veteran (182,39 ppm). Sedangkan kandungan pewarna tartrazine yang di bawah standar, yaitu 20-100 ppm. Dimana Mitra 38,92 ppm (terendah); Ramayana 44,29 ppm; Jalan Jakarta 65,04 ppm; Jalan Veteran 60,1 ppm; Terminal Arjosari 51,18 ppm; Terminal Gadang 55,7 ppm; Terminal Landungsari 66,34 ppm (tertinggi). Pewarna alami yang dapat digunakan sebagai pewarna pada manisan untuk menggantikan pewarna sintetik adalah ekstrak kunyit, ekstrak bunga mawar dan ekstrak ubi jalar. Sedangkan pemanis alami yang dapat digunakan adalah sirup glukosa dan dekstrose. Penulis adalah mahasiswa Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Universitas Muhammadiyah Malang

Copyrights © 2009