Jurnal Bestari
No 35 (2003)

KEMBALI KE AL-QUR’AN PERSPEKTIF HEMERNEUTIKA PEMBEBASAN

Basya, M Hilaly (Unknown)



Article Info

Publish Date
12 Apr 2016

Abstract

Seruan kembali ke al-Qur?an memiliki ?daya dobrak teologis? yang bermuara pada keberagamaan yang progresif dan humanis.Namun,belakangan ada modifikasi bahwa seruan tersebut mutlak dijadikan mekanisme untuk menolak modernitas,sebelum dianggap mengancam eksistensi nilai-nilai Islam.Jejak semacam itu muncul banyak parilan.Mereka meniscayakan ketudukan seperti al-Qur?an dalam bentuknya yang tekstual;teks yang diposisikan sebagai sesuatu yang transeden,tidak terpengaruh oleh ?hiruk pikuk? problem kekinian,teks menjadi mati lantaran diposisikan monointerpretatif,yang ditafsirkan sekali dan berlaku untuk selamanya.Kini,dibutuhkan suatu pembebasan diri dalam melakukan pembacaan hermeneutik menjadi alternatif pilihan untuk mendinamiskan pemahaman terhadap teks,dan untuk menghadirkan teks pada konteks kekinian dan kedisinian.

Copyrights © 2003