Rumah Potong Hewan Rumnansia (RPH-R) adalah suatu kompleks bangunan dengan desain dan syarat tertentu sebagai tempat penyembelihan hewan untuk menghasilkan daging yang terdiri atas pemeriksaan ante-mortem, penyembelihan, penyelesaian penyembelihan dan pemeriksaan post-mortem. Kegiatan tersebut menimbulkan dampak negatif penting yang harus dikelola.Pengelolaan lingkungan guna menantisipasi terjadinya pencemaran dari RPH-R Kota Batu ditekankan pada kesehatan masyarakat. Pecemaran yang dominan adalah limbah cair (darah dan air), selain limbah padat (rumen, pakan ternak dan kotoran ternak) dan cemaran udara (bau dan debu). Pengelolaan limbah cair menggunakan instalasi pengolah air limbah (IPAL) dengan sistem biofilter anaerob-aerob. Proses biometanisasi bahan padat (campuran isi rumen, kotoran sapi, sisa pakan, dan urine) menjadi alternatif pengelolaan yang lain. Pengendalian pembentukan padatan terapung dan jaminan keselamatan dengan sistem aerobik. Proses anaerobik pretreatment direkomendasikan untuk mengurangi luaran cemaran udara (bau busuk dari limbah terbuka dan pengomposan). Langkah pengelolaan dampak lingkungan terhadap kesehatan masyarakat antara lain: (a) menata halaman depan sebagai ruang terbuka hijau / taman; (b) menanam vegetasi di dalam tapak; (c) melakukan penyiraman halaman; (d) membersihkan lantai dan perkakas setiap hari; (e) memasang exhaust fan pada unit-unit yang membutuhkan pengaturan kestabilan kualitas udara; (f) mengoperasikan sistem ventilasi silang; dan (g) menjaga penyinaran matahari yang cukup baik. DOI: https://doi.org/10.26905/abdimas.v2i2.1812
Copyrights © 2018