Manfaat air susu ibu (ASI) sudah diketahui masyarakat luas namun menurut survei demografi dankesehatan Indonesia tahun 2003 hanya 14% bayi usia 4-5 bulan yang diberi ASI secara eksklusif.Alasan ibu menghentikan pemberian ASI anak sebelum usia 6 bulan sangat berbeda-beda tergantungkarakteristik ibu. Belum ada data terbaru tentang alasan penghentian ASI eksklusif. Tujuan penelitianini adalah untuk mengetahui prevalensi dan karakteristik penghentian ASI eksklusif. Penelitian inimerupakan penelitian deskriptif potong lintang dengan subyek bayi dan anak usia 6 bulan-24 bulanyang berkunjung ke Poliklinik RS Sanglah Denpasar pada periode September 2011-Desember 2011.Selama periode penelitian terdapat 108 bayi dan anak yang berkunjung ke Poliklinik RS Sanglah.Prevalensi penghentian ASI eksklusif pada penelitian ini 63 (58%). Alasan penghentian ASI eksklusifadalah bayi tidak puas dengan pemberian ASI saja 21 (33,3%), produksi ASI tidak cukup 17 (27,0%),ASI tidak keluar 11 (17,5%), kesulitan bayi dalam menyusu 8 (12,7%), ibu sakit dan harus meminumobat 4 (6,3%), dan luka atau lecet pada payudara 2 (3,2%). Penghentian ASI terbanyak didapatkanpada usia 0 bulan. Alasan menghentikan ASI eksklusif terbanyak adalah bayi tidak puas denganpemberian ASI saja. [MEDICINA 2013;44:82-86].
Copyrights © 2013