Telah dilakukan penelitian tentang Skrining Potensi Beberapa Jenis Biji Polong-polongan (Famili Fabaceae) dan Biji Labu-labuan (Famili Cucurbitaceae) Sebagai Kuagulan Alami Pengganti Tawas. Potensi biji-bijian ditentukan dengan metode turbidimetri dengan menghitung persentase penurunan turbiditas dari masing-masing biji-biji tersebut yang diujikan pada sampel air. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa serbuk biji asam jawa dari suku polong-polongan terbukti mampu berperan sebagai kuagulan alami, sedangkan biji bari suku labu-labuan kurang potensial menurunkan kekeruhan air. Persen penurunan kekeruhan dengan menggunakan kuagulan biji dari suku polong-polongan (lamtoro, merak, asam jawa) berturut-turut 32,35%, 39,99%, 62,75% dan biji dari suku labu-labuan (labu kuning, melon, semangka) berturut-turut 47,50%, 44,71%, 51,81%.
Copyrights © 2017