Proses seleksi pegawai untuk mengisi jabatan yang kosong pada suatu perusahaan umumnya dipengaruhi faktor subyektifitas sehingga pegawai yang terpilih tidak sesuai dengan profil jabatan yang diinginkan perusahaan. Permasalahan ini menjadi semakin kompleks karena profil pegawai yang diajukan serta profil jabatan yang kosong tidak didefinisikan dengan baik. Pada penelitian ini diterapkan suatu sistem pendukung keputusan menggunakan metode pencocokan profil (profile matching) untuk mengatasi permasalahan seleksi pegawai untuk mengisi jabatan yang kosong pada suatu perusahaan. Metode pencocokan profil mencari gap terkecil antara profil pegawai dengan profil jabatan berdasarkan pada 3 kriteria yaitu kualifikasi, kepribadian dan kecerdasan. Hasil dari sistem ini berupa ranking pegawai yang diurut berdasarkan gap antar profil pegawai dengan jabatan tersebut. Dari hasil uji coba yang dilakukan dapat ditarik suatu kesimpulan bahwa sistem yang dibangun dapat membantu pihak manajemen dalam pengambilan keputusan proses seleksi pegawai dan menghilangkan faktor subyektifitas
Copyrights © 2011