Broiler merupakan jenis ayam yang paling cepat berproduksi dan dagingnya memiliki mutu yang tinggi dibandingkan dengan jenis ayam ras lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuikepekaan bakteri Escherichia coli (E. coli) sebagai penyebab kolibasilosis terhadapsulfametoksazol, ampisilin, dan oksitetrasiklin pada peternakan broiler di Banjar Tangkub, DesaPayangan. Bakteri E. coli diisolasi dari 30 sampel feses broiler penderita diare diuji kepekaanyadengan menggunakan metode Kirby-Bauer dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa sebanyak 25 isolat resisten (83,33%), satu isolat intermediet dan sisanyaempat isolat sensitif terhadap antibiotika oksitetrasiklin. Sedangkan terhadap antibiotika ampisilin,sejumlah 24 isolat (86,67%) menunjukkan resisten dan sisanya yakni empat isolat sensitif terhadapantibiotika tersebut. Terhadap sulfametoksazol, kuman E coli yang diisolasi menunjukkan 29 isolatresisten (96,67%) dan satu isolat sensitif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwapenggunaan sulfametoksazol, ampisilin dan oksitetrasiklin sebaiknya dihindari.
Copyrights © 2015