Jurnal BETA (Biosistem dan Teknik Pertanian)
Vol 5 No 1 (2017): maret

Modifikasi Instalasi Biogas Kotoran Sapi Tipe Fixed Dome di Anggota Kelompok Tani Kanti Sembada Desa Candikuning

roy zulkarnaen (Program Studi Teknik Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana, Badung, Bali, Indonesia)
IB. Putu Gunadnya (Program Studi Teknik Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana, Badung, Bali, Indonesia)
Yohanes Setiyo (Program Studi Teknik Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana, Badung, Bali, Indonesia)



Article Info

Publish Date
31 Mar 2017

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang bioreaktor tipe kubah tetap dan untuk menguji kinerjanya. Pada proses pembuatan biogas dari kotoran sapi dengan suhu proses yang optimal. Komponen bioreaktor adalah: bak pemasukan, tangki pencernaan, mantel bioreaktor, kubah bioreaktor, dan bak pengeluaran. Berdasarkan analisis diproleh spesifikasi bioreaktor adalah panjang 426 cm, diameter 160 cm, tinggi 200 cm dan volume total 2,78 m3. Mantel bioreaktor setebal 10 cm diisi dengan pasir. Hasil uji kinerja bioreaktor selama 35 hari menunjukkan bahwa suhu biomassa dalam bioreaktor lebih besar dari suhu lingkungan. Kesenjangan yang terbesar antara kedua suhu adalah 6,8 °C yang dicapai pada hari ke-27 fermentasi dan suhu biomassa adalah 31 °C. Tekanan gas di dalam bioreaktor meningkat sesuai dengan peningkatan suhu biomassa. produksi biogas per hari rata rata mencapai 2,31 liter.pada tekanan 2,5 cmH2O. The purpose of this study were to design fixed-dome typebioreactor and to measure its performance. The biogas was made from cow dung feces withoptimal process temperature. The components of the bioreactor were: biomass inlet, digestion tank, the bioreactor mantle, the bioreactor dome, and outlet basin for sludge. Specification of bioreactor was 426 cm long, diameter of 160 cm, 200 cm height and a total volume of 3.04 m3. The mantle of bioreactor which 10 cm thick was filled with sand. Results of bioreactor performance test showed that for 35 days the temperature of the biomass in the bioreactor was greater than the ambient temperature. The larger gap between both temperature was 6.8° C which achieved at day 27th of fermentation and the biomass temperature was 31° C. The gas pressure inside the bioreactor increased in accordance with the increase of biomass temperature. Biogas production per day achieved at average of 2.,31 liter. Modification Of The Installation Of Biogas Type Fixed Dome From Cow Manure At Member Of Kanti Sembada Farmers Group in Candikuning Village

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

beta

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Biochemistry, Genetics & Molecular Biology

Description

Jurnal BETA (Biosistem dan Teknik Pertanian) memuat hasil penelitian di bidang teknik biosistem (biosystem engineering). Cakupan dari jurnal ini merentang dari aplikasi ilmu keteknikan untuk pertanian. Diantara bidang ilmu tersebut, yang menjadi fokus adalah Bidang Manajemen Keteknikan Pertanian, ...