KOMUNITAS: INTERNATIONAL JOURNAL OF INDONESIAN SOCIETY AND CULTURE
Vol 4, No 2 (2012): Tema Edisi: Kelompok-Kelompok Sosial Anak Tiri Modernitas

DARI MIYANG KE LONGLENAN : PENGARUH JARINGAN SOSIAL PADA TRANSFORMASI MASYARAKAT NELAYAN

Dwi Harini, Novi ( SMA Muhammadiyah Tegal, Jawa Tengah, Indonesia 5246)



Article Info

Publish Date
04 Apr 2013

Abstract

Stereotip masyarakat miskin umumnya melakat bagi masyarakat wilayah pesisir pantai di Indonesia. Akan tetapi stereotip itu tidak berlaku bagi Masyarakat Desa Suradadi. Tingkat kesejahteraan masyarakat Desa Suradadi cukup tinggi. Hal ini sebabkan karena adanya proses transformasi masyarakat dari miyangan (nelayan tradisional) ke longlenan (nelayan moderen). Proses transformasi tersebut dipengaruhi oleh adanya peran serta jaringan sosial yang ada di masyarakat pesisir Desa Suradadi. Dalam penelitian ini penulis mengeksplorasi alasan yang melatar belakangi nelayan miyangan beralih ke longlenan, peran jaringan sosial terhadap akses kerja para calon nelayan longlenan, dan perubahan sosial yang terjadi di masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Subjek penelitian adalah nelayan (longlenan). Hasil penelitiannya adalah bahwa factor ekonomi, prestise, keinginan untuk melihat dunia luar merupakan dasar keputusan menjadi nelayan longlenan. Jaringan sosial yang digunakan nelayan longlenan adalah dengan berbagi informasi dan keberadaan broker. Dampak adanya nelayan longlenan adalah perubahan ekonomi, penghargaan sosial yang lebih tinggi terhadap profesi longlenan, perubahan gaya hidup, perubahan relasi dan nilai dalam keluarga, serta tranformasi profesi. Stereotypes as being impoverished are often attached to the inhabitants of coastal areas in Indonesia. But the stereotypes cannot be applied to the residents of Suradadi village where the villagers are quite prosperous. The economic advancement occurs in the village follows the transformation of fishing methods from miyangan (traditional fisherman) to longlenan (modern fisherman). The transformation is influenced by role of social networks that exist in the coastal village communities Suradadi. In this research, the author examines the roots of transformation from miyangan to longlenan, the role of social networks, and the social changes following the transformation in the community. The research use qualitative method. The study found that that the economic factor, prestige, a desire to see the outside world is the basis of transformation from miyangan to longlenan. To be longlenan, fishermen use social networks by sharing information and by being a broker. The impact of longlenan fishing is economic changes, higher social status of longlenan fishermen and the changes of lifestyle, family relationships and values

Copyrights © 2012






Journal Info

Abbrev

komunitas

Publisher

Subject

Environmental Science Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences

Description

Di Data GARUDA saya, jurnal KOMUNITAS yang diterbitkan oleh UNNES belum terakreditasi, seharusnya sudah terakreditasi SINTA 2 sesuai data SINTA. ...