Jurnal Ekonomi Kuantitatif Terapan
2018: Vol. 11, No.1, Februari 2018 (pp. 1-144)

Hubungan Cultural Distance Dan Perdagangan: Studi Kasus Pada Kerja Sama Ekonomi Asia-Pacific (APEC)

Angestika Wilandari (Magister Student University of Indonesia)
Maddaremmeng A Panennungi (Lecture at Faculty of Economic and Business University of Indonesia)



Article Info

Publish Date
10 Feb 2018

Abstract

Sebelum konsep cultural distance dikembangkan, konsep distance dalam perdagangan terfokus kepada geographical distance. Perbedaan norms, values, serta beliefs merupakan cultural distance yang berpotensi memunculkan trade cost sehingga menurunkan perdagangan. Variabel dari World Values Survey seperti trust, respect, control, dan obedience digunakan sebagai indikator cultural distance untuk menganalisis hubungan cultural distance dan perdagangan di dalam kawasan ekonomi APEC. Sebanyak 6,728 observasi digunakan dengan periode penelitian tahun 1990-2013, pertama-tama penelitian ini menggunakan metode estimasi pooled-effect OLS. Namun hasil dari pooled-effect OLS berpotensi mengandung endogenitas, sehingga penelitian ini menggunakan 3SLS sebagai strategi empiris dalam mengatasi endogenitas. Hasil estimasi menunjukkan cultural distance tidak berpengaruh terhadap perdagangan di dalam kawasan APEC, tetapi perdagangan di dalam kawasan ekonomi APEC terbukti mampu menurunkan keengganan berdagang yang muncul akibat cultural distance.

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

jekt

Publisher

Subject

Economics, Econometrics & Finance

Description

Jurnal Ekonomi Kuantitatif Terapan is an academic journal focused on publishing empirical research papers, with a particular emphasis on the use of quantitative analysis tools—such as econometrics, parametric and non-parametric statistics, descriptive statistics, input-output analysis, computable ...