Telah disadari bahwa saluran udara sering mengalami gangguan terutama disebabkan oleh petir, ayunan penghantar, maupun karena tersentuh pohon. Ini terbukti bahwa pada Penyulang Bringin I yang menggunakan saluran udara dipasang 3 buah Recloser dan PMT (Pemutus Tenaga) sebagai pengaman arus lebih. Faktor-faktor tersebut diperlukan untuk menghasilkan setting peralatan pengaman yang baik. Koordinasi pengamanarus lebih ini berpedoman pada data-data hasil perhitungan impedansi, arus hubung singkat, dan setting pengaman arus lebih serta disesuaikan dengan teori koordinasi. Koordinasi ini meliputi: koordinasi Recloser dengan Pengaman lebur (Fuse), koordinasi Recloser dengan PMT (Pemutus Tenaga), dan koordinasi Recloser dengan Recloser. Untuk mempercepat dan mempermudah proses koordinasi pengaman arus lebih dan untuk mengetahui kelayakan koordinasinya, maka digunakan suatu bentuk simulasi koordinasi pengaman arus lebih tegangan menengah 20 KV khususnya untuk Penyulang Bringin 1 dengan bantuan salah satu program komputer yakni program Delphi.Kata kunci: Setting, koordinasi, dan pemrograman
Copyrights © 2008