Penelitian ini bertujuan untuk membandingkanjumlah biaya pengendalian bahan baku yang digunakan perusahaan melalui metode kombinasi JIT/EOQ dan metode tradisionalperusahaan sehingga dapat diketahui metode mana yang memberikan jumlah biaya pengendalian bahan baku yang paling optimal. Pengambilan data dilakukan menggunakan data perusahaan pada tahun 2014 - 2015 dan wawancara dengan pemilik serta karyawan perusahaan. Dari penelitian ini didapatkan hasil perbandingan metode tradisional dan pemodelan kombinasi JIT/EOQ yaitu penghematan jumlah biaya pengendalian persediaan bahan baku sebesar 88,30% dari jumlah biaya pengendalian (penyimpanan dan pemesanan) bahan baku yang dilakukan perusahaan dengan metode tradisional.
Copyrights © 2016