E-Jurnal Medika Udayana
Vol 6 No 11 (2017): E-Jurnal Medika Udayana

PENGARUH RUTINITAS MANDI AIR HANGAT DAN MANDI BIASA TERHADAP PEMULIHAN KELELAHAN PEMAIN FUTSAL

Pande Made Doddy Haryadi (Unknown)
I Putu Gede Adiatmika (Unknown)



Article Info

Publish Date
13 Nov 2017

Abstract

Pemulihan kelelahan dapat dikerjakan dengan berbagai cara, diantaranya dengan mandi air hangat dan biasa. Rutinitas mandi air hangat dan mandi biasa memiliki perbedaan dampak terhadap pemulihan kelelahan pemain futsal. Telah dilakukan penelitian dengan metode eksperimental yang dilakukan pada pemain futsal yang diukur dengan denyut nadi dan Borg’s Scale. Pemain futsal dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama adalah rutinitas mandi air hangat dan kedua adalah rutinitas mandi biasa. Total sampel yang didapatkan adalah 34 orang yang dibagi menjadi 18 orang menggunakan rutinitas mandi air biasa dan 16 orang menggunakan rutinitas mandi air hangat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : (1) terdapat perbedaan hasil analisis data menyatakan bahwa ada perbedaan rerata penurunan denyut nadi sebelum sampai sesudah pertandingan pada kelompok mandi biasa dan mandi air hangat (p<0,05); (2) tidak ada perbedaan kelelahan akhir yang diukur menggunakan Borg’s Scale sesudah pertandingan pada kelompok mandi biasa dan mandi air hangat (p>0,05). Disimpulkan bahwa rutinitas mandi air hangat dan mandi air biasa berpengaruh terhadap pemulihan kelelahan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan oleh pihak yang memerlukan seperti pelatih atau atlet sebagai bentuk pemulihan kelelahan dalam pelatihan cabang olahraga futsal. Kata Kunci: Rutinitas mandi, mandi air hangat, mandi biasa, pemulihan, kelelahan

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

eum

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology

Description

Majalah ilmiah E-Jurnal Medika Udayana menerima naskah dari mahasiswa PSPD FK UNUD, baik berupa karangan asli atau laporan penelitian, ikhtisar pustaka, laporan kasus, maupun surat-surat untuk redaksi. Naskah yang dikirimkan untuk majalah ilmiah E-Jurnal Medika Udayana adalah naskah belum pernah ...