E-Jurnal Medika Udayana
Vol 5 No 7 (2016): E-jurnal medika udayana

PREVALENSI DEMAM AKUT DAN PETEKIE PADA ANAK USIA < 15 TAHUN YANG TERDIAGNOSIS DEMAM BERDARAH DENGUE DI RSU NEGARA-BALI JANUARI 2012 - DESEMBER 2013

Ni Komang Mentary Putri Sudibia (Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana)



Article Info

Publish Date
02 Jul 2016

Abstract

Demam berdarah dengue ( DBD ) merupakan suatu penyakit infeksi akut yang disebabkan oleh virus dengue dari family Flaviviridae dan genus Flavivirus yang dapat berakibat fatal jika dalam waktu yang relatif singkat pasien tidak dapat penanganan. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif cross sectional, dengan menggunakan data sekunder pasien anak usia < 15 tahun yang mengalami DBD dengan IgM dan atau IgG positif di RSU Negara selama Januari 2012 sampai dengan Desember 2013. Dari 28 sampel, berdasarkan umur, <5 tahun berjumlah 5 orang (17,8%), 5 - 10 tahun berjumlah 20 orang (71,4%), 11- ?15 tahun berjumlah 3 orang (10,7%). Berdasarkan jenis kelamin, didapatkan laki-laki berjumlah 19 orang (67,9%) dan perempuan berjumlah 9 orang (32,1%). Berdasarkan tes serologi, didapatkan hasil seropositif berupa IgM (+) berjumlah 9 orang (32 %), IgG (+) berjumlah 14 orang (50%), IgM dan IgG (+) berjumlah 5 orang (18%). Pada gambaran klinis, yang mengalami demam akut berjumlah 19 orang (67,8%) dan petekie berjumlah 17 orang (60,7%). Dapat disimpulkan bahwa dari 28 sampel umur yang paling sering mengalami demam berdarah dengue dengan IgM dan atau IgG positif adalah 5-10 tahun (71,4%), laki-kali lebih banyak terkena daripada perempuan (67,9%), seroprevalensi dengue sekunder lebih tinggi dibandingkan dengue primer (68%). Pada gambaran klinis didapatkan demam akut (67,8%) dan petekie (60,7%).

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

eum

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology

Description

Majalah ilmiah E-Jurnal Medika Udayana menerima naskah dari mahasiswa PSPD FK UNUD, baik berupa karangan asli atau laporan penelitian, ikhtisar pustaka, laporan kasus, maupun surat-surat untuk redaksi. Naskah yang dikirimkan untuk majalah ilmiah E-Jurnal Medika Udayana adalah naskah belum pernah ...