Indonesia Medicus Veterinus
Vol 8 (5) 2019

Laporan Kasus: Prolapsus Rektum pada Kucing Persia Peaknose

Muhadjir, Iin Mutmainnah (Unknown)
Wandia, I Nengah (Unknown)
Wardhita, Anak Agung Gde Jaya (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Sep 2019

Abstract

Prolapsus rektum merupakan suatu kondisi keluarnya satu atau lebih lapisan rektum melalui orificium ani. Prolapsus umumnya terjadi pada hewan muda dan tua karena konstipasi, endoparasit, diare, faktor keturunan, kehilangan daya spinchter ani dan pelonggaran selaput lendir rektum. Seekor kucing datang ke Rumah Sakit Hewan Pendidikan Universitas Udayana dengan keluhan prolapsus berulang, nafsu makan baik, dan kucing pasif. Pemeriksaan fisik menunjukkan pada bagian rektum yang mengalami prolapsus memiliki perbedaan warna, bagian proksimal berwarna merah muda sedangkan bagian distal berwarna merah dan mengecil. Hasil pemeriksaan darah menunjukkan bahwa kucing layak untuk dioperasi. Kucing dioperasi dengan menggunakan teknik reposisi rektum. Rektum dimasukkan secara perlahan dengan manual, kemudian dilakukan penjahitan di sekeliling anus dengan pola purse string. Perawatan pascaoperasi dilakukan dengan memberikan antibiotik amoxicilline long acting 1 ml/10 kg BB, dilanjutkan dengan amoxicilline sirup (10-25 mg/kg BB; q 12h) dan antiinflamasi dexamethasone (0,1-0,2 mg/kgBB; q12h). Namun kucing mengalami kematian pada hari kedua pascaoperasi.

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

imv

Publisher

Subject

Medicine & Pharmacology Veterinary

Description

Menerima artikel ilmiah yang berhubungan dengan bidang kedokteran dan kesehatan hewan. Naskah yang berkaitan dengan hewan dan segala aspeknya juga kami terima untuk dipublikasikan. Penulis naskah minimal terdiri dari dua orang. Naskah yang ditulis seorang diri belum bisa diterima oleh redaksi, ...