Imajinasi
Vol 2, No 2 (2006): IMAJINASI

DUKUNGAN MASYARAKAT TERHADAP PERAJIN “FITRO” DALAM MEMBANGUN SENI KERAJINAN PERAK DI MALANG

Herawati, Ida Siti ( Penulis adalah dosen seni rupa Universitas Negeri Malang, sekarang sedang menyelesaikan studi program pascasarjana Pendidikan Seni.)



Article Info

Publish Date
04 Jan 2012

Abstract

“FITRO” adalah sebuah perusahaan kerajinan perhiasan aksesoris perak yang sudahberhasil mengembangkan usahanya selama 15 tahun. Keberhasilan yang saat inidicapai bukanlah seperti benda turun dari langit akan tetapi karena faktor sosial dariberbagai struktur yang terlibat, model interaksi yang diciptakan, prospek kerajinan dimasa mendatang, serta kreativitas dalam menciptakan desain yang sesuai denganmasyarakat dan individu. Masyarakat yang memberikan dukungan kepada perajindibagi menjadi 3 kelompok, yaitu (1) perusahaan, (2) keluarga, (3) masyarakatkonsumen. Semua dukungan masyarakat dilakukan melalui model interaksi sosial.Model yang pertama disebut interaksi langsung, yaitu transaksi bisnis yang terjadi dilokasi usaha. Model yang kedua yaitu interaksi tidak langsung, peran pembeli (buyer)sebagai mediator sangat penting dan bahkan mendominasi transaksi bisnis. Modelyang ketiga, yaitu interaksi melalui pameran. Saat ini perajin sudah dapat memahamigaya hidup, selera, sifat, dan minat masyarakat sehingga perajin mampu menciptakandesain eksklusif, perfect, dengan sentuhan etnik, serta desain yang mempribadi.Perkembangan desain aksesoris “FITRO” merupakan perwujudan konkret dari seleramasyarakat.Kata-kata Kunci: dukungan sosial, kerajinan perak, aksesori, model interaksi,kreativitas desain.

Copyrights © 2006






Journal Info

Abbrev

imajinasi

Publisher

Subject

Arts Humanities

Description

Jurnal Seni Imajinasi merupakan jurnal seni yang dikelola oleh Jurusan Senirupa, Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Unnes. Terbit perdana pada bulan Juli 2004. Terbit dua kali dalam setahun, yaitu pada bulan Juli dan Januari, dengan isi artikel tentang kajian atau analisis kritis dan hasil penelitian ...