Imajinasi
Vol 4, No 2 (2008): Imajinasi

PENDIDIKAN ESTETIK MELALUI PEMBELAJARAN MENGGAMBAR-MELUKIS DI KLUB MERBY SEMARANG

Sulthan, Sudirman (Unknown)



Article Info

Publish Date
15 Mar 2012

Abstract

Pembelajaran menggambar-melukis sebagai bagian dari pendidikan seni rupa bukanlah hal yang asing bagi anak, bahkan sejak usia dini anak sudah biasa membuat goresan-goresan yang dapat disebut sebagai kegiatan menggambar-melukis. Iklim pembelajaran sangat menentukan proses belajar-mengajar. Manajemen pembelajaran juga merupakan faktor yang menentukan dalam proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pelaksanaan pendidikan estetik dalam pembelajaran mengambar-melukis di Klub Merby Semarang. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif Data dikumpulkan melalui observasi langsung proses pelaksanaan pembelajaran menggambar-melukis di Klub Merby Semarang. Wawancara dan studi dokumen juga dilakukan dalam teknik pengumpulan data. Analisis data melalui langkah-langkah (a) pencatatan semua temuan fenomena di lapangan, (b) penelaahan kembali catatan lapangan, serta pemisahan kepentingan data dan klarifikasi. (c) pendeskripsian data serta (d) simpulan hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran menggambar-melukis di Klub Merby bertujuan untuk mencetak lulusan yang memiliki keterampilan menggambar-melukis secara realistis naturalistis. Perencanaan disusun dalam satu semester ke depan dengan memperhitungkan momen yang terkait dengan peristiwa aktual. Materi pembelajaran antara lain berupa latihan keberanian untuk menarik garis, pewarnaan yang harmonis menggunakan gradasi warna, serta pemberian tema yang beragam dan pembuatan bentuk-bentuk yang lebih rumit dan kompleks. Pembelajaran berpusat pada guru dan berpusat pada siswa. Metode pembelajaran mayoritas menggunakan metode demonstrasi penuh dan sebagian, serta metode pemberian tugas menyertai setiap pembelajaran. Metode bercerita, tanya jawab dan sebagainya sering mengawali pembelajaran. Evaluasi pembelajaran mengikuti format yang sudah ada terdiri atas dua penilaian yaitu nilai hasil dan nilai proses. Iklim pembelajaran cukup kondusif dengan sarana dan prasarana belajar yang memadai, dan dengan manajemen yang cukup bagus. Namun demikian, pembelajaran menggambar-melukis hendaknya dilaksanakan dengan berpijak pada pertimbangan untuk menumbuhkan semangat kreativitas, sikap dan imajinasi anak yang estetis dan tetap pada alur lingkungan yang sesuai.

Copyrights © 2008






Journal Info

Abbrev

imajinasi

Publisher

Subject

Arts Humanities

Description

Jurnal Seni Imajinasi merupakan jurnal seni yang dikelola oleh Jurusan Senirupa, Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Unnes. Terbit perdana pada bulan Juli 2004. Terbit dua kali dalam setahun, yaitu pada bulan Juli dan Januari, dengan isi artikel tentang kajian atau analisis kritis dan hasil penelitian ...