e-CliniC
Vol 3, No 1 (2015): Jurnal e-CliniC (eCl)

PREVALENSI MIOMA UTERI BERDASARKAN UMUR DI RSUP PROF. DR. R. D. KANDOU MANADO

Pasinggi, Sabrianti (Unknown)
Wagey, Freddy (Unknown)
Rarung, Max (Unknown)



Article Info

Publish Date
03 Feb 2015

Abstract

Abstract:Myoma uteriis a benign tumor of the uterine. Insidence of myoma uteri at 20% -30% of all women and continues to increase. The second most common gynecological tumors in Indonesia. Commonly found in women of reproductive age and only 10% of myoma uteri is still growing after menopause. Approximately 60% asymptomatic and almost 50% are found incidentally on gynecologic examination. Objective: to determine the age prevalence of uterine myomas compared with other gynecological tumors in the Prof. Dr R. D. KandouHospital Manado.Methods:Retrospective descriptive study using medical records. Sample of this study is 401 cases of gynecological tumors, 127 of them is cases of myoma uteri in period of July1st2013-July 1st 2014. The data analysis is univariateanalysis.Results and Conclusion: The results of medical recordsin periodJuly 1st 2013-July 1st2014, myoma uteri is the second largest gynecological tumors (31.7%). Based on 127 cases,the suffered most from of myoma uteri is the age between 41-50 years (56.7%). The highest prevalence of uterine myoma in the age between 41-50 years (48.9%).Keywords: gynecological tumors, myoma uteri, prevalence, ageAbstrak: Mioma uteri adalah tumor jinak pada uterus. Insidensinya sekitar 20%-30% dari seluruh wanita dan terus mengalami peningkatan. Tumor ginekologi kedua terbanyak di Indonesia. Umumnya ditemukan pada wanita usia reproduksi dan hanya 10% miomauteriyang masihtumbuh setelah menopause. Kira-kira 60% asimtomatik dan hampir 50% ditemukan secara kebetulan pada pemeriksaan ginekologik.TujuanPenelitian: Untuk mengetahui prevalensi mioma uteri berdasarkan umur dibandingkan dengan tumor ginekologi lainnya di RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado.Metode Penelitian:Desain deskriptif retrospektif menggunakan catatan rekam medik. Sampel pada penelitian ini adalah 401 kasus tumor ginekologi, 127 di antaranya kasus mioma uteri periode 1 Juli 2013-1 Juli 2014.Analisis data yang digunakanadalahanalisisunivariat.Hasil dan Kesimpulan:Darihasil catatan rekam medik pada periode 1 Juli 2013–1 Juli 2014, mioma uteri merupakan tumor ginekologi kedua terbanyak (31,7%). Dari 127 kasus yang paling banyak menderita mioma uteri adalah kelompok umur 41-50 tahun (56,7%). Prevalensi mioma uteri tertinggi pada kelompok umur 41-50 tahun (48,9%).Kata kunci:Tumor ginekologi, mioma uteri, prevalensi, umur

Copyrights © 2015






Journal Info

Abbrev

eclinic

Publisher

Subject

Health Professions

Description

Jurnal e-CliniC (eCl) diterbitkan oleh Perhimpunan Ahli Anatomi Indonesia bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi Manado. Jurnal ini diterbitkan 3 (tiga) kali setahun (Maret, Juli, dan November). Sejak tahun 2016 Jurnal e-CliniC diterbitkan 2 (dua) kali setahun (Juni dan ...