Media Ilmu Keolahragaan Indonesia
Vol 1, No 1 (2011)

Latihan Fisik Aerobik Submaksimal dan Respon Lipolisis Trigliserida Plasma pada Atlit dan Non Atlit

-, Sugiharto (Unknown)



Article Info

Publish Date
26 Oct 2011

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menunjukkan respon lipolisis melalui peningkatan tingkat trigliserida serum pada atlit dan atlit non pengaruh latihan aerobik submaksimal. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah "faktorial pretest posttest-desain". Sampel 18-21 tahun, 5 wanita dan 5 wanita atlit atlit non. Kedua kelompok tunduk pada perlakuan yang sama, yaitu; Ergometer olahraga bersepeda dimuat. Loaded Ergometer olahraga bersepeda dilakukan per 3 menit semakin mencapai 70-80% Hrmax dan dipertahankan di kisaran ± 15 menit. Trigliserida tingkat diukur dengan menggunakan metode GPO / PAP. Tidak ada perbedaan yang signifikan (P=0.612) antara tingkat trigliserida sebelum berolahraga (rata-rata = 139,8 mg / dl) dan setelah latihan (rata-rata=158,6 mg/dl) setelah latihan. Itu menyimpulkan bahwa: 1) tingkat trigliserida serum meningkat setelah latihan aerobik submaximal, tetapi tidak perbedaan yang signifikan untuk tingkat trigliserida meningkat antara twogroups. 2) tingkat trigliserida serum setelah latihan aerobik submaximal di atlet lebih tinggi dari non atlit, tetapi tidak signifikan.Kata Kunci: latihan fisik aerobik submaksimal; lipolisis; trigliseralida plasma The objective of this study was to demonstrate the lipolysis response through increase of serum triglycerides level in atlit and non atlit the effect of aerobik submaksimal exercise. Design used in this study was “faktorial pretest-posttest design”. Samples were 18-21 years old, 5 atlit  women and 5 non atlit women. Both groups were subject to the same treatment, i.e; loaded ergometer cycling exercise. Loaded ergometer cycling exercise was done increasingly per 3 minutes to reach 70-80% Hrmax and maintained in that range ± 15 minutes. Triglycerides level was measured using GPO/PAP method. No significant differences (P=0,612) between triglycerides level before exercise (mean = 139,8 mg/dl) and after exercise (mean=158,6 mg/dl) after exercise. It be conclude that: 1) Serum triglycerides level increased after aerobik submaximal exercise, but does not significant differences for triglycerides level increased between twogroups. 2) Serum triglycerides level after aerobik submaximal exercise in atlet higher than non atlit, but does not significant.Keywords: aerobik submaximal exercise; lipolysis; triglycerides serum

Copyrights © 2011