Lingua Jurnal Bahasa dan Sastra
Vol 5, No 2 (2009): July 2009

ANALISIS KESALAHAN PENGGUNAAN UNGKAPAN YANG MENUNJUKKAN WAKTU (KALA DAN ASPEK) DALAM KARANGAN BAHASA JEPANG

Diner, Lispridona (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Jul 2011

Abstract

Dalam bahasa Jepang, tanpa menyebutkan keterangan waktu pun, dapatdiketahui kapan peristiwa itu terjadi melalui perubahan kata kerja yangmengikuti kalimat tersebut. Mahasiswa mengalami kesulitan dalam memilahmilahantara kata kerja bentuk –ta, –te atau –masu yang dicocokkan denganalur cerita dan tema dalam sebuah karangan. Berdasarkan latar belakang diatas, penulis mengemukakan permasalahan yaitu kesalahan apa saja(penggunaan kala dan aspek) yang terdapat dalam sebuah karangan, serta apapenyebab terjadinya kesalahan tersebut.Tujuan penelitian ini adalah untukmengetahui kesalahan apa saja (penggunaan kala dan aspek) yang terdapatdalam sebuah karangan, serta apa penyebab terjadinya kesalahan tersebut.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Populasi penelitianadalah mahasiswa Jurusan BSA Program Studi D3 Bahasa Jepang. Sampel yangdigunakan adalah total sampling yaitu seluruh mahasiswa D3 Bahasa Jepangsemester 5. Teknik pengumpulan data melalui dokumentasi berupa hasilkarangan yang bertema Tanoshii Ichinichi, Daigaku Seikatsu dan Watashi noKuni no Kyooiku. Langkah analisis data yaitu mengumpulkan hasil karangan,mengidentifikasi kesalahan, menjelaskan kesalahan, mengklasifikasi kesalahan,dan mengevaluasi kesalahan. Melalui penelitian ini diketahui bahwa kesalahankala dan aspek pada sebuah karangan khususnya pada tema Tanoshii Ichinichi,Daigaku Seikatsu dan Watashi no Kuni no Kyooiku terdapat pada kata kerja,kata sifat dan kata benda. Kesalahan tersebut dikarenakan kekurangpahamantentang penggunaan kala dan aspek yaitu penggunaan kata kerja, kata sifatdan kata bentuk lampau, sekarang dan akan datang, dalam menulis sebuahkarangan tidak memperhatikan makna dan maksud alur cerita, tidakmemperhatikan tema dan situasi yang berhubungan dengan tema sehingga isikarangan tidak sesuai, misalnya; tema yang menceritakan pengalaman berartikata kerja, kata sifat dan kata benda yang umumnya digunakan adalah bentuklampau. Jenis aspek yang menjadi kesalahan yaitu aspek abituatif adalah aspekyang menggambarkan perbuatan yang menjadi kebiasaan, aspek inkoatifadalah aspek yang menggambarkan perbuatan mulai, aspek inkompletif adalahaspek yang menggambarkan perbuatan yang belum selesai dan aspekkompletif adalah aspek yang menggambarkan perbuatan selesai.Kata Kunci: kala, aspek inkoatif, aspek abituatif, inkompletif, aspek kompletif

Copyrights © 2009






Journal Info

Abbrev

lingua

Publisher

Subject

Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

Lingua, provides a forum for the full range of scholarly study of the language and literature. Embracing the field of language and literature broadly defined, the editors warmly welcome articles and research reports addressing linguistics and ...