Ecotrophic, Journal of Environmental Science
Vol 12 No 2 (2018)

Keberlanjutan dan Dampak Jangka Panjang Operasi Perikanan Intensif di Tempat Pemijahan Ikan Baronang (Siganus canalicullat) di Pulau Papagaran-Taman Nasional Komodo

Sudaryanto Sudaryanto (Unknown)
Herdis Herdiansyah (School of Environmental Science, Universitas Indonesia)



Article Info

Publish Date
30 Nov 2018

Abstract

Papagaran merupakan pulau yang terletak di dalam kawasan Taman Nasional Komodo dihuni oleh lebih dari 280 kepala keluarga nelayan. Mata pencaharian utama adalah perikanan Siganus canaliculatus dengan dua cara menggunakan bahan beracun tuba, dan mengambil manfaat dari keberadaan tempat pemijahan secara berkelompok di dekat zona pemanfaatan pesisir. Para nelayan mengamati terjadi tren penurunan jumlah tangkapan ikan. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan penyebab turunnya jumlah tangkapan ikan di perairan laut Pulau Papagaran, dan juga menentukan pilihan kebijakan untuk mewujudkan konservasi area pemijahan ikan beronang. Pendekatan penelitian menggunakan metode penelitian campuran kuantitatif dan kualitatif. Metode kuantitatif menggunakan metode survei terhadap penduduk desa terkait kegiatan penangkapan ikan. Pendekatan kualitatif dilakukan untuk mengetahui sejarah dan kemungkinan penyebab turunnya jumlah tangkapan ikan berdasarkan observasi dan wawancara mendalam.Opsi kebijakan konservasi yang diperlukan dalam upaya memperbaiki kondisi tangkapan ikan di wilayah Papagarandilakukan dengan penghitungan. Hasil penelitian menunjukkan ikan ditangkap sebelum bertelur. Hasil perhitungan AHP diperoleh hasil upaya konservasi pemijahan ikan beronang dilakukan dengan mempertimbangkan aspek keberlanjutan (67,16%), sosial budaya (26,54%), dan ekonomi (6,29%). Hasil perhitungan AHP terhadap pilihan alternatif berturut-turut adalah pembentukan reservat (64,64%), pengaturan waktu penangkapan ikan (25,54%) dan penggantian metode penangkapan ikan (9,82%).

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

ECOTROPHIC

Publisher

Subject

Environmental Science

Description

Ecotrophic, Journal of Environmental Science (ISSN : 1907-5626) atau yang disingkat EJES, merupakan media publikasi bagi hasil-hasil penelitian, artikel dan resensi buku dibidang ilmu lingkungan. EJES adalah peer-reviewed dan open access jurnal, diterbitkan dua kali setahun yaitu bulan Mei dan ...