Linguistika
Vol 22 (2015): March 2015

TUTURAN MAJEJIWAN DALAM RITUAL MAPASELANG DI BALI: KAJIAN LINGUISTIK KEBUDAYAAN

Made Reland Udayana Tangkas (Unknown)



Article Info

Publish Date
10 Jan 2015

Abstract

Majejiwan merupakan tuturan ritual yang memiliki bentuk berbeda dari kebanyakan tuturan ritual di Bali. Tuturan ini selalu dilakukan pada saat ritual mapaselang. Ritual mapaselang termasuk ritual inti yang memiliki fungsi yang sangat penting. Di samping itu, tuturan majejiwan pun memiliki peranan yang sangat penting dalam kesuksesan upacara. Permasalahan yang dikaji meliputi (1) bentuk-bentuk lingual yang digunakan dalam tuturan majejiwan, dan (2) fungsi dan makna budaya tuturan majejiwan. Landasan teori yang digunakan adalah teori Linguistik Kebudayaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan etik, emik, dan deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa majejiwan disusun oleh bentuk lingual seperti leksikon (nomina dan verba) dan kalimat (interogatif, deklaratif, dan negatif). Secara kontekstual, fungsi dan makna majejiwan meliputi (1) fungsi dan makna teologis, (2) fungsi dan makna kosmologis, (3) fungsi dan makna sosiologis, (4) fungsi dan makna magis, dan (5) fungsi dan makna religius.

Copyrights © 2015






Journal Info

Abbrev

linguistika

Publisher

Subject

Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

The linguistic journal as a vehicle for the development of the linguistic horizon is published by the Linguistics Master Program (S2) Linguistics and Doctoral Program of Udayana University Graduate Program. The publication of this journal in 1994, led by the Chairman and Secretary of Master Program ...