Jurnal Anestesiologi Indonesia
Vol 5, No 2 (2013): Jurnal Anestesiologi Indonesia

Pengaruh Induksi Propofol dan Ketamin terhadap Kadar Procalcitonin Plasma

Aunun Rofiq (Bagian Anestesiologi dan Terapi Intensif, Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro/ RSUP Dr. Kariadi Semarang)
Johan Arifin (Bagian Anestesiologi dan Terapi Intensif, Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro/ RSUP Dr. Kariadi Semarang)
Witjaksono Witjaksono (Bagian Anestesiologi dan Terapi Intensif, Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro/ RSUP Dr. Kariadi Semarang)



Article Info

Publish Date
01 Jul 2013

Abstract

Latar belakang: Procalcitonin merupakan salah satu petanda respon inflamasiterhadap infeksi. Obat induksi anestesi dapat mempengaruhi kadar procalcitoninplasma.Tujuan: Menilai pengaruh propofol dan ketamin terhadap kadar procalcitonin dalaminduksi general anestesi.Metode: Studi quasi experimental terhadap 16 subjek yang menjalani generalanestesi. Sampel dibagi menjadi grup 1 yang mendapatkan propofol dengan dosis2,5 mg/kgbb intravena dan grup 2 yang mendapatkan ketamin dengan dosis 2 mg/kgbbintravena sebagai obat induksi anestesi selama prosedur penelitian, anestesi rumatanO2 dan N2O dengan rasio 50%:50%. Sampel darah subjek diambil sebelum induksi,jam ke-4 dan jam ke -24.Hasil: Didapatkan perbedaaan kadar procalcitonin bermakna sebelum dan sesudahperlakuan pada kelompok propofol (K1) (p=0,008) dan perbedaan tidak bermaknapada kelompok ketamin (K2) (p=1,00). Nilai tengah kadar procalcitonin K1 dan K2adalah 0,175±0,1 dan 0,05±0,05. Propofol menyebabkan peningkatan kadarprocalcitonin lebih tinggi dibandingkan ketamin (p=0,053).Kesimpulan: Propofol secara bermakna meningkatkan kadar procalcitonindibandingkan ketamin

Copyrights © 2013






Journal Info

Abbrev

JAI

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Jurnal Anestesiologi Indonesia (JAI) diterbitkan oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif (PERDATIN) dan dikelola oleh Program Studi Anestesiologi dan Terapi Intensif Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (UNDIP) bekerjasama dengan Perhimpunan Dokter Spesialis ...