MediaTor: Jurnal Komunikasi
Vol 9, No 2 (2008): Dari “Starbucks’ hingga Pembebasan Biaya Kesehatan Dasar

Komunikasi Getok Tular Pengantar Popularitas Merek

Rudy Harjanto (Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama))
Deddy Mulyana (Unknown)



Article Info

Publish Date
29 Dec 2008

Abstract

Komunikasi getok tular (Word of mouth-WOM) adalah komunikasi berantai yang beredar dengan sendirinya di suatu komunitas tertentu, merujuk pada penyampaian informasi yang pada umumnya dilakukan secara lisan, informal dari seseorang kepada orang lain secara pribadi, antara dua individu atau lebih. Perkembangan teknologi memungkinkan komunikasi getok tular juga berkembang melalui internet, situs web, maupun halaman-halaman profil online, posting dalam blog-blog pribadi maupun pertukaran informasi melalui e-mail. Mereka memperkaya isi percakapan dengan informasi pandangan, pengetahuan, dan sebagainya, secara terus-menerus. Komunikasi getok tular tumbuh subur dalam masyarakat kolektivis, seperti di Indonesia, karena dalam masyarakat kolektivis, diri (self) tidak bersifat unik atau otonom, melainkan lebur dalam kelompok (keluarga, klan, kelompok kerja, sukubangsa, bangsa, dsb). Secara tradisional, komunikasi getok tular terjadi pada saat orang-orang sangat berminat pada topik yang diperbincangkan. Komunikasi getok tular dapat dikembangkan sebagai saluran referensi untuk mempopularkan merek (produk), karena khalayak sasaran lebih percaya pada pesan yang disampaikan oleh orang yang mereka kenal, dan mereka hargai.

Copyrights © 2008






Journal Info

Abbrev

mediator

Publisher

Subject

Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

Mediator: Jurnal Komunikasi focuses on communication studies and media. Although centered on communication, Mediator is open and welcomes the contribution of many disciplines and approaches that meet at crossroads with communication studies. Type of writing is in the form of scientific articles (the ...