ILMU KELAUTAN: Indonesian Journal of Marine Sciences
Vol 10, No 3 (2005): Jurnal Ilmu Kelautan

Pemodelan Pola Arus dan Sebaran Konsentrasi Tembaga (Cu) Terlarut di Teluk Jakarta

Harpasis S Sanusi (Staf pengajar Departemen Ilmu dan Teknologi Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor, Bogor)
Alan F Koropitan (Staf pengajar Departemen Ilmu dan Teknologi Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor, Bogor)
Haeruddin Haeruddin (Program Studi Manajemen Sumberdaya Perikanan, Jurusan Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro)
Andis K Nugraha (Departemen Ilmu dan Teknologi Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor, Bogor)



Article Info

Publish Date
29 Feb 2012

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mempelajari pola arus dan sebaran konsentrasi logam berat tembaga (Cu) terlarut di Teluk Jakarta, DKI Jakarta, dengan menggunakan model gabungan hidrodinamika-transpor konsentrasi Cu terlarut. Solusi numerik yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan numerik beda hingga eksplisit Upstream. Hasil verifikasi menunjukkan kemiripan antara hasil model dengan data lapangan. Secara umum, saat pasang arus pasut masuk ke dalam teluk dari mulut teluk bagian timur menuju daerah pantai teluk Jakartadan akhirnya keluar melalui mulut teluk bagian barat. Demikian sebaliknya saat surut arus pasut masuk ke dalam teluk dari mulut teluk bagian barat dan keluar melalui mulut teluk bagian timur. Simulasi dengan pengaruh angin menunjukkan pola yang sama dengan arus pasut saja. Pola sebaran konsentrasi Cu terlarut umumnya mengikuti pola arus yang ada, dengan degradasi penurunan konsentrasi terlihat tinggi pada dekat sumber (muara-muara sungai) kemudian menurun dengan semakin jauhnya dari sumber. Hal ini menunjukkan bahwa peranan adveksi sangat dominan dalam menyebarkan suatu material di suatu perairan.Kata kunci: Teluk Jakarta, model gabungan hidrodinamika-transpor konsentrasi Cu terlarutThis research was done to study flow pattern and heavy metal distribution of dissolved Cu concentration in Jakarta Bay, DKI Jakarta, by using a coupled hydrodynamic-dissolved Cu concentration transport model. Thecoupled model has been solved numerically, which is explicit finite difference of Upstream. Model verification showed a good agreement between model results and field observation. Generally, tidal current inflows from eastern part of mouth-bay and outflows to western part of mouth-bay during flood tide. Reversely, the tidal current inflows from western part of mouth-bay and outflows to eastern part of mouth-bay during ebb tide. The water current still has a similar pattern for wind influence in the simulation. Distribution pattern of dissolved Cu concentration mainly follows the flow pattern, with concentration degradation showed high near source area (mouth of rivers) and decrease as far from the sources. Therefore, the role of advection is more dominant in material distribution in the waters.Key words: Jakarta Bay, coupled hydrodynamic-dissolved Cu concentration transport model

Copyrights © 2005






Journal Info

Abbrev

ijms

Publisher

Subject

Earth & Planetary Sciences

Description

ILMU KELAUTAN: Indonesian Journal of Marine Sciences (IJMS) is dedicated to published highest quality of research papers and review on all aspects of marine biology, marine conservation, marine culture, marine geology and ...