Kandungan Zat gizi dan mutu mikrobiologi bubur instan dengan substitusi tepung ikan gabus dan labu kuning Aryu Candra Program Studi Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro Semarang ABSTRAK Latar Belakang: Bubur instan merupakan salah satu bentuk makanan pendampina ASI (MP ASI) yang permintaannya semakin meningkat karena dinilai lebih praktis dan cepat dalam penyajian. Untuk meningkatkan kandungan gizinya, bahan-bahan tersebut dapat disubstitusi dengan bahan pangan lokal lain seperti ikan gabus dan labu kuning.Penelitian ini bertujuan untuk menguji kandungan zat gizi dan mutu mikrobiologi dalam MP ASI tersebut. Metode: Lima forrmulasi bubur instan(satu sebagai kontrol) dengan komposisi yang berbeda diuji kandungan zat gizi, organoleptik, dan uji mikrobiologi. kandungan zat gizi bubur instan yang meliputi kadar air, kadar abu, lemak, protein, energi, beta-karoten, dan zinc serta data tingkat penerimaan yang didapatkan dari uji hedonik pada panelis. Uji mikrobiologi dilakukan dengan metode TPC dengan mediaPlate Count Agar (PCA) dan MPN dengan media Lactose Broth (LB) pada tabung reaksi dengan tabung durham seri 3-3-3. Hasil: Kadar protein, lemak, dan beta karoten seluruh seluruh formulasi meningkat secara signifikan dibanding kontrol. Kadar karbohidrat dan energi seluruh formulasi menurun secara signifikan dibanding kontrol. Hasil uji identifikasi Salmonella menyatakan bahwa selama 0-1 bulan masa penyimpanan MP-ASI bubur instan tidak ada Salmonella yang terdeteksi. Simpulan: Kandungan zat gizi dan keamanan formula MP ASI bubur instan dengan substitusi tepung labu kunig dan ikan gabus sudah memenuhi standar dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Kata kunci: MP ASI, bubur instan, balita, labu kuning, ikan gabus
Copyrights © 2016