Abstrak
Pertambahan jumlah penduduk
dan meningkatnya pendapatan masyarakat berimplikasi terhadap pertumbuhan
kendaraan bermotor disektor transportasi. Pertumbuhan
jumlah kendaraan bermotor khususnya sepeda motor cukup signifikan dalam lima
tahun terakhir ini dengan rata-rata pertumbuhan sebesar 18,4% per tahun. Hal
ini tentunya juga berkorelasi lurus terhadap meningkatnya konsumsi bahan bakar
minyak, sebab energi yang digunakan untuk menggerakkan sektor transportasi di
dominasi oleh bahan bakar minyak. Bahan bakar minyak merupakan sumber energi yang
tidak dapat diperbaharui sehingga peningkatan dalam konsumsinya maka tentunya
akan mengurangi cadangan minyak yang ada, kemudian dalam proses
pengkonversiannya berdampak negatip pada lingkungan. Untuk mengatasi hal
tersebut pemerintah mengeluarkan Peraturan Presiden No.5 tahun 2006 tentang
Kebijakan Energi Nasional (KEN) yang menunjukkan agar penggunaan dan
pengembangan energi baru dan terbarukan meningkat. Salah satu energi alternatip yang dikembangkan adalah bahan bakar nabati
terutama bioetanol. Penelitian dilakukan untuk mengkomparasikan kinerja mesin
satu silinder berbahan bakar E-10 yaitu
bahan bakar yang terdiri dari 90% premium dan 10% Etanol dengan bahan bakar
premium dengan variasi perbandingan kompressi yang diujikan 9,0:1, 9,7:1 dan
10,1:1. Untuk mendapatkan data pengujian dilakukan pada engine test bed dengan
metoda bukaan katup penuh. Metoda penelitian dengan uji dwisample Wilcoxon
digunakan untuk melihat pengaruh variasi perbandingan kompressi terhadap
kinerja dan emisi mesin bensin satu silinder. Hasil pengujian memaparkan bahwa penggunaan
bahan bakar E-10 menurunkan daya mesin untuk perbandingan kompressi standar
yaitu 9,0:1, kemudian seiring naiknya perbandingan kompressi daya mesin yang
dihasilkan oleh penggunaan bahan bakar E-10 sama dengan mesin yang menggunakan
bahan bakar premium. Sedangkan effisiensi mesin yang menggunakan bahan bakar
E-10 lebih rendah daripada effisiensi mesin yang menggunakan bahan bakar
premium untuk perbandingan kompressi standard dan lebih tinggi pada
perbandingan kompressi 10,1:1. Bahan bakar E-10 dapat menurunkan emisi yang
dihasilkan oleh mesin untuk semua perbandingan kompressi yang diujikan dengan
rata-rata penurunan emisi tertinggi terjadi pada perbandingan 10,1:1 sebesar
26,87 % untuk HC dan 36,6 % untuk CO.
Copyrights © 2011