JURNAL EKSEKUTIF
Vol 2, No 1 (2013)

ANALISIS PENYEBAB KONFLIK ANTARA WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA KOTA TOMOHON PERIODE 2004-2009

Rambing, Prilly Kartini (Unknown)



Article Info

Publish Date
10 Jul 2013

Abstract

Memasuki tahun 1980 , komunitas masyarakat  Tomohon punya keinginan untuk meningkatkan status Tomohon dari sebuah Kecamatan menjadi Kota Administratif (Kotif). Dari keinginan inilah sehingga perjuangan demi perjuangan dilakukan masyarakat kota Tomohon sehingga terbentuklah  kota Tomohon. Walikota pertama yang memimpin kota Tomohon yaitu Boy Tangkawarouw, namun walikota dan wakil walikota pertama yang memimpin Kota Tomohon yang terpilih secara difinitif ialah pasangan Jefferson Rumajar dan Lineke Watoelangkouw. Pasangan yang terpilih ini merupakan pasangan yang solid pada masa kampannye. Pada awal kepemimpina mereka, kerjasama dan komunikasi yang baik masih terjalin diantara mereka, namun sayangnya setahun lebih kepemimpinan antara mereka, masalah-masalah kecil munlai muncul , sehingga menimbulkan konflik antara mereka berdua. Dari sinilah sehingga penelitian ini dilakuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hal apa saja yang menyebabkan konflik antara walikota dan wakil walikota Kota Tomohon periode 2004-2009. Penelitian ini dilakukan dengan cara mewawancarai sejumlah elemen masyarakat kota Tomohon, antara lain wartawan, pemerhati politik, aktivis-aktivis pemuda kota tomohon,masyarakat kota Tomohon, bahkan sampai kepada keluarga atau sahabat terdekat dari walikota dan wakil walikota. Penelitian ini juga dilakukan dengan cara mencari data-data melalui  media online dan Koran-koran dan majalah. Wawancara dilakukan secara langsung oleh peneliti. Data-data yang didapatkan baik dari wawancara dan media, semuanya ditungakn di dalam hasil penelitian . Dari hasil penelitian yang di dapatkan, dapat dibenarkan bahwa antara walikota dan wakil walikota kota Tomohon periode 2004-2009 terjadi permasalahan sehingga timbulah konflik antara mereka. Berbagai macam konflik yang terjadi, baik konflik pribadi maupun konflik yang berhubungan dengan pemerintahan. Di mulai dari masalah pembagian jata proyek pemerintahan, masalah masing-masing partai pengusung semasa pencalonan, bahkan masalah perjanjian interen masa pra kampanye, dan ketidak pahaman tugas pokok dan fungsi dari walikota dan wakil walikota dan tekanan-tekanan dari masing-masing pihak keluarga, itu semua merupakan potensi konflik diantara mereka. Kata Kunci :  Konflik, Walikota, Wakil Walikota.

Copyrights © 2013