Research Report - Social Science
Vol. 1 (2015)

SIKAP MASYARAKAT DI KOTA JAKARTA TERHADAP KEBERADAAN LOW COST AND GREEN CAR (LCGC)

James R. Situmorang (Jurusan Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Katolik Parahyangan, Bandung)
M.E Retno Kadarukmi (Jurusan Hukum, Fakultas Hukum Universitas Katolik Parahyangan, Bandung)



Article Info

Publish Date
29 Jul 2015

Abstract

Isu mobil murah akhirnya menjadi kenyataan dengan terbitnya Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 33/M-IND/PER/7/2013 yang mengatur tata produksi Low Cost and Green Car (LCGC). LCGC lebih sering disebut sebagai mobil murah baik oleh media maupun masyarakat. Munculnya LCGC langsung menimbulkan kontroversi karena beberapa Kepala Daerah menyatakan penolakannya dengan alasan jalan-jalan di kotanya akan bertambah macet. Kontroversi lain banyak mobil murah yang menggunakan BBM Premium bersubsidi padahal seharusnya menggunakan BBM jenis Pertamax. Meskipun muncul kontroversi namun nyatanya mobil murah sudah laris terjual padahal mobil murah baru diluncurkan pertama kali pada bulan September 2013. Anggota masyarakat secara individu menyikapi hal tersebut secara berbeda, ada yang pro dan juga kontra. Dari hasil pembahasan dapat disimpulkan secara umum bahwa keberadaan LCGC dapat diterima oleh masyarakat. Menurut jawaban responden, mereka tidak setuju jika LCGC akan menambah kemacetan di kota Jakarta dan mereka juga setuju LCGC menggunakan BBM jenis Premium karena LCGC tidak termasuk kategori mobil mewah bahkan lebih sering disebut sebagai mobil murah.   

Copyrights © 2015






Journal Info

Abbrev

sosial

Publisher

Subject

Social Sciences

Description

Research Report - Humanities and Social Science merupakan kumpulan laporan penelitian yang dilakukan oleh para dosen Universitas Katolik Parahyangan, Bandung dalam bidang sosial. Penelitian tersebut didanai oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Katolik Parahyangan. ...