Natalie Portman berakting dan menari dalam kondisinya yang dasyat. Lawan mainnya, Mila Kunis dan Vincent Cassel, memberikan respon yang juga tak kalah memukaunya. Bahkan pemeran pembantu (Wynona Rider), memberikan kilasan-kilasan akting yang membuat penonton menghasrati: “berikan durasi dan spasi yang lebih!”. Darren Aronofsky memang sutradara yang dikenal piawai berurusan dengan para aktor film-filmnya, ditangannya sebuah batu bisa menjadi sebuah berlian (ingatlah lagi akting Ellen Burstyn dalam “Requiem for a Dream” dan “The Fountain” atau Mickey Rourke dalam “The Wrestler”). Koreografinya tidak menciptakan gerakan-gerakan yang tidak perlu. Mise-en-scene nya pun tertata dengan apik dan efektif. Kamera berhasil menciptakan atmosphere mencekam dan tak terduga. Namun ada sebuah pertanyaan yang tersisa: apakah semua itu bisa menyelamatkan cerita?
Copyrights © 2011